Indonesia Atasi Myanmar, Awal Manis Bersama Simon McMenemy

Timnas Indonesia memetik kemenangan atas Myanmar di laga persahabatan. Kemenangan ini menjadi awal manis skuat Garuda di bawah arahan Simon McMenemy

Dalam pertandingan di Mandalarthiri Stadium, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019), Simon menurunkan formasi 3-4-3. Stefano Lilipaly dimainkan sebagai striker tengah.

Indonesia mendapat peluang pada menit keempat. Tendangan Greg Nwokolo dari sisi sayap kanan bisa ditangkap oleh kiper Myanmar, Kyaw Zin Phyo. Hingga 15 menit pertandingan, Indonesia mendominasi serangan. Tapi, belum ada peluang berbahaya.

Gawang Indonesia terancam pada menit ke-17. Myanmar melepaskan tembakan jarak jauh via Aung Thu, arahnya masih menyamping.

Lilipaly gagal memanfaatkan peluang emas pada menit ke-21. Bisa melakukan gocekan di tengah kotak penalti Myanmar, tendangan final pemain Bali United itu bisa diblok oleh Zaw Min Tun dengan kepala.

Riko Simanjutak! Tendangan chip yang dilakukan pemain Persija Jakarta itu masih belum tepat sasaran. Arahnya masih menyamping.

Lilipaly gagal lagi. Tendangannya dari dalam kotak penalti bisa ditahan Zin Phyo dengan kaki pada menit ke-29.

Indonesia unggul pada menit ke-41! Umpan backheel dari Lilipaly diselesaikan dengan jitu oleh Greg. Setelah mengecoh pemain belakang Myanmar, pemain naturalisasi dari Nigeria itu menjaringkan bola.

Baca juga: INDONESIA 0-1 VIETNAM |U-23|

Myanmar mendapatkan penalti pada menit ke-43. Pelanggaran Manahati Lestusen di kotak 16 meter membuat wasit menunjuk titik putih. Nyein Chan Aung eksekutornya, Andritany bisa menepis bola.

Serangan balik Indonesia di menit-menit akhir pertandingan gagal membuahkan gol. Umpan Riko gagal dikirim masuk ke gawang oleh Lilipaly, tendangan chipnya diantisipasi oleh Zin Phyo.

Peluang Indonesia pada menit ke-50 gagal lagi. Kali ini, giliran Novri Setiawan yang gagal memaksimalkan peluang. Tendangannya masih bisa diblok kiper Myanmar, padahal Ilija Spasojevic sudah berdiri bebas di sisi lainnya.

Spaso dijatuhkan di kotak penalti Myanmar pada menit ke-62. Wasit menilainya sebagai aksi diving, tak memberi hukuman penalti.

Myanmar terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Dwe Ko Ko Chit mendapatkan peluang ke-76, bolanya masih melesat dari gawang Indonesia. Percobaan Mg Mg Lwin enam menit berselang juga sama, bisa diantisipasi Andritany.

Novri Setiawan dilanggar oleh pemain Myanmar di muka gawang. Wasit menunjuk titik putih, Spaso menjadi eksekutor pada menit ke-85. Indonesia bisa menggandakan keunggulan.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan. Indonesia mengawali petualangan dengan Simon McMenemy di FIFA matchday dengan kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pirlo: Lautaro Martinez Lebih Lengkap Ketimbang Icardi

Sel Mar 26 , 2019
Lautaro Martinez dinilai berdampak positif untuk Inter Milan. Kehadiran Lautaro Martinez dinilai berdampak positif untuk Inter Milan. Sebab Martinez punya kemampuan lebih lengkap sebagai striker ketimbang Mauro Icardi. Inter tampil tanpa Icardi sejak Februari lalu usai ia dicopot sebagai kapten La Beneamata. Disebutkan penyerang asal Italia ini absen akibat cedera lutut. Namun banyak pihak menyakini sebab utama penyerang 26 tahun ini absen karena mandeknya negosiasi kontrak baru dengan manajemen Nerrazurri. Sejak absennya penyerang 26 tahun tersebut, Inter mengandalkan Martinez sebagai ujung tombak. Baca juga: Andre Silva Pulang Kampung? Penyerang 21 tahun ini ternyata mampu menggantikan Icardi, meski bukan dari segi produktivitas. Pasalnya Martinez […]