Man United Ditolak De Ligt, Neville: Tak Mudah Gaet Pemain Top

De Ligt tolak tawaran MU

Manchester United tak dilirik bek muda Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt. Eks pemain The Red Devils, Gary Neville, menegaskan tak semua pemain top bisa digaet.

MU dikabarkan akan belanja besar-besaran. Lini belakang yang rapuh menjadi fokus untuk melakukan penguaran skuat.

Salah satu pemain yang diincar bek 19 tahun milik Ajax, De Ligt. Uang sebesar 52,9 juta pound sterling atau setara Rp 964 miliar disebut menjadi tebusan yang akan digelontorkan oleh Setan Merah untuk mendatangkan kapten De Amsterdamer itu.

Sial bagi MU, De Ligt juga diminati oleh Barcelona. Dia disebut lebih memilih untuk bergabung dengan tim Catalan, Neville pun tak menganggap itu sebagai masalah besar. 

“Uang di sepakbola sekarang ini berarti Anda selalu ada di kompetisi. Klub kehilangan pemain sukses ke Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich,” kata Neville di Standard.

“Kami gagal menggaet (Arjen) Robben yang ke Chelsea di pertengahan 2000, kami gagal mendatangkan (Samir) Nasri yang ke City. Jangan selalu berpikir bahwa saat Sir Alex di sini hal itu tak terjadi.”

“Klub ini gagal mendapatkan pemain bagus saat bersaing dengan klub terbesar Eropa yang bersaing dengan United,” dia menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Higuain-Luiz Cekcok Saat Latihan, Sarri Ngamuk Lalu Meninggalkan Lapangan

Rab Mei 29 , 2019
Manajer Chelsea Maurizio Sarri ngamuk setelah dua pemainnya, David Luiz dan Gonzalo Higuain, cekcok saat latihan Atmosfer Chelsea sudah panas sebelum melakoni final Liga Europa. Manajer Chelsea Maurizio Sarri gusar usai David Luiz dan Gonzalo Higuain cekcok saat latihan. Insiden tersebut terjadi di tengah latihan Chelsea dalam persiapan menghadapi Arsenal di Stadion Olimpiya Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) dinihari WIB. Saat beradu bola, Higuain terlihat begitu ngotot sehingga mengasari Luiz. Kedua pemain tersebut lantas terlibat adu argumen yang rupanya membuat Sarri kesal. Manajer asal Italia itu kemudian berjalan keluar lapangan sambil melempar topi yang dipakainya ke tanah. Sarri lantas menendang topinya, lalu dipungutnya kembali. Namun, kemarahan Sarri belum reda sehingga dia […]