5 Pilihan Formasi Barcelona Setelah Griezmann Datang

Skema permainan seperti apa yang akan diperagakan Barcelona setelah Antoine Griezmann datang?

Antoine Griezmann akan memberi dimensi baru di lini depan Barcelona musim depan. Semua tergatung Ernesto Valverde bagaimana memaksimalkan potensi lini serangnya.

Setelah ditinggal Neymar dua tahun lalu, Barcelona gagal menemukan pengganti sepadan. Daya gedor Blaugrana mengendur, produktivitas pun menurun, hal mana sangat dirasakan di Liga Champions.

Lionel Messi memang masih sangat bisa diandalkan. Namun dia seperti bekerja sendirian lantaran Luis Suarez terlihat mulai termakan usia dan makin sering menyelesaikan pertandingan tanpa mencetak gol.

Kedatangan Griezmann adalah sebuah kabar baik yang sudah lama ditunggu suporter Barcelona. Griezmann bukan pemain nomor 9, karenanya dia datang bukan dengan misi utama menjadi pengganti Suarez.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut formasi yang bisa dipakai Barca setelah Griezmann datang.

Bagaimana Formasinya?

1. Dua Penyerang Sayap

Dengan asumsi Ousmane Dembele tidak akan dijual, Barcelona akan memiliki dua penyerang sayap di lini depan. Dembele di sisi kanan dan Griezmann di kiri. Messi bisa diperankan sebagai false 9.

Ini bukan peran baru buat Griezmann. Saat pertama meroket di Real Sociedad, dia diberikan posisi yang sama.

Lapangan tengah Barcelona akan mendominasi penguasaan bola dan permainan dengan trio Arthur, Sergio Busquets, dan Frenkie De Jong.

2. 4-4-1-1

Suarez mungkin akan lebih banyak dicadangkan, atau paling tidak kena rotasi, di musim yang akan datang. Itu membuat Valverde bisa memainkan Griezmann bersama Messi di depan dalam posisi tidak sejajar.

Saat di Atletico Madrid, Griezmann berulang kali memainkan peran sebagai playmaker dan pencetak gol. Griezmann lebih fluid dan lebih mudah terlibat dalam permainan dibanding Suarez, karenanya formasi ini bisa berjalan untuknya. 

Ivan Rakitic akan didorong jauh lebih ke depan untuk dimainkan sebagai gelandang serang. Pemain asal Kroasia ini sudah fasih melakukannya saat masih memperkuat Sevilla. Messi? Dia hanya harus menjadi dirinya sendiri.

3. Ekstra Offensif

Ini merupakan formasi paling offensif yang akan bisa diperagakan Barcelona. Menurunkan semua pemain berkarekter menyerang yang ada menjadikan Barca akan sangat mengerikan.

Suarez dijadikan penyerang tunggal, yang didukung trio Messi (tengah), Dembele (kiri), dan Griezmann (kanan). Dengan komposisi seperti ini Suarez akan lebih mudah menemukan ruang di pertahanan lawan. Kalaupun itu sulit dilakukan, Barca masih bisa mencari celah melalui akselerasi Messi atau kecepatan Dembele.

Untuk mendukung skema ekstra offensif ini, Sergi Roberto dan Jordi Alba akan dimainkan di sisi pertahanan. 

Dobel pivot yang diisi Busquets dan De Jong menjanjikan keseimbangan di lapangan tengah saat Barca harus menyerang habis-habisan. 

Selanjutnya..

4. 4-4-2 Diamond

Musim lalu Valverde beberapa kali tampil dengan 4-4-2, meski 4-3-3 masih jadi favoritnya. Menduetkan Griezmann dengan Suarez di lini depan akan jadi variasi yang layak dicoba olehnya.

Griezmann akan punya ruang gerak lebih bebas di sisi kanan, sementara Suarez bertugas merusak konsentrasi pertahanan dengan terus berada di dekat kotak penalti. Di belakang mereka akan ada Messi yang punya keleluasaan untuk masuk ke kotak penalti, turun menjemput bola, atau melebar di kedua sisi lapangan.

De Jong dan Busquets kembali jadi andalan menggalang lini tengah. Menemani mereka berdua adalah Arthur atau Rakitic.

4. Formasi Tanpa Messi

Messi bukan robot, karena itu dia tak akan bisa berada di atas lapangan pada setiap pertandingan Barcelona. Meski rotasi kerap jadi masalah buat Barca, kedatangan Griezmann mungkin bisa membantu situasi di mana Messi harus absen.

Griezmann punya tugas seperti Messi saat masih di Atletico, di mana dia bisa diberikan banyak peran sekaligus. Ini bisa dia peragakan ulang di Barca saat Messi harus diistirahatkan.

Suarez akan jadi penyerang tunggal dalam skema ini. Griezmann akan bergerak bebas meski ditempatkan di sisi kanan. Sedangkan dari sisi kiri Dembele akan secara konstan menusuk masuk ke kotak penalti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Mendarat di Turin, De Ligt Segera Gabung Juventus

Rab Jul 17 , 2019
Matthijs De Ligt sudah tiba di Turin untuk menuntaskan kepindahannya ke Juventus Teka-teki masa depan Matthijs De Ligt akhirnya menemukan jawaban. Bek Ajax itu sudah tiba di Turin untuk menuntaskan kepindahannya ke Juventus. Lewat akun media sosialnya, Juventus mengabarkan kedatangan De Ligt. Bek berusia 19 tahun itu mendarat di Turin dengan menggunakan jet pribadi pada Selasa (16/7/2019) malam waktu setempat. “Halo, Bianconeri. Ini Matthijs. Saya sangat senang ada di sini,” ucap De Ligt dalam video yang diunggah akun Twitter Juventus. De Ligt dijadwalkan akan menjalani tes medis pada Rabu (17/7/2019) pagi waktu setempat. Menurut laporan Sky Sport Italia, De Ligt akan menandatangani kontrak berdurasi […]