Kevin/Marcus dan Jonatan Juga Lolos ke Semifinal Japan Open

Related image

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke semifinal Japan Open 2019

Indonesia menambah wakil di semifinal Japan Open 2019. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Jonatan Christie menyusul lolos ke babak empat besar.

Kevin/Marcus melangkah ke semifinal usai mengalahkan Aaron Chia/Soh Woo Yik. Dalam pertandingan perempatfinal di Musashino Forest Sport Plaza, Jumat (26/7/2019), Kevin/Marcus harus melewati pertarungan sepanjang tiga gim.

Menang mudah di gim pertama, Kevin/Marcus kemudian dapat perlawanan sengit dari Aaron/Soh di gim kedua. Setelah kehilangan gim kedua, Kevini/Marcus akhirnya menang 21-14, 22-24, 21-15.

Di semifinal, Kevin/Marcus akan menghadapi Li Junhui/Liu Yuchen. Ganda putra asal China yang merupakan unggulan ketiga itu lolos setelah menang rubber game atas pasangan tuan rumah, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 22-24, 21-12, 21-12.

Dari nomor tunggal putra, Jonatan jadi satu-satunya wakil Indonesia yang menembus semifinal. Jonatan lolos ke semifinal setelah menang 21-12, 21-14 atas wakil Denmark, Anders Antonsen.

Image result for jonatan christie 2019

Di babak semifinal, Jonatan akan menghadapi pebulutangkis Denmark lainnya, Jan O Jorgensen. Jorgensen melaju setelah menang 11-21, 21-14, 21-13 atas Rasmus Gemke.

Dengan demikian, Indonesia menempatkan lima wakil di babak semifinal. Nomor ganda campuran menciptakan all Indonesian semifinal antara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Valentino Rossi Pensiun Saja Deh

Sab Jul 27 , 2019
Sudah saatnya Valentino Rossi pensiun Banyak yang menyarankan Valentino Rossi pensiun karena performanya yang terus menurun. Tapi tak sedikit juga yang menginginkan sang legenda bertahan.  Rossi performanya begitu merosot di musim ini. Ia hanya mampu mengumpulkan 80 angka hingga separuh musim, usai sembilan balapan dilewati. The Doctor hanya dua kali naik podium selama sembilan kali balapan. Catatan poin ini merupakan yang terburuk sejak pertama kali terjun di kelas MotoGP pada 2002. Faktor usai ditengarai menjadi sebab utama pria 40 tahun ini kesulitan bersaing dengan pebalap yang lebih muda. Hal tersebut juga membuat masa depan Rossi bersama Yamaha mulai terancam. Tim Garpu Tala sudah memberikan […]