Verratti: Setop Pertandingan untuk Lawan Rasisme

Related image

Romelu Lukaku mengalami pelecehan rasial saat bertandang ke Cagliari pekan lalu

Rasisme yang dialami penyerang Inter Milan Romelu Lukaku bikin Marco Verratti prihatin. Gelandang Paris Saint-Germain itu percaya menyetop laga adalah sebuah jalan.

Lukaku menghadapi serangan rasial kala Inter bertandang ke markas Cagliari pada Senin (2/9/2019) lalu. Pemain internasional Belgia itu diteriaki suara monyet oleh suporter Cagliari, kala hendak mengeksekusi penalti yang memenangkan timnya.

Cagliari sendiri sudah mengecam pelecehan tersebut, sementara Lukaku meminta federasi sepakbola di seluruh dunia mengambil langkah serius. Ia juga berharap platform media sosial bekerja lebih baik untuk menangkal komentar rasialis.

Image result for rasisme intermilan

Dalam kurun sebulan terakhir, rasisme juga dialami oleh pemain-pemain lain seperti Paul Pogba (Manchester United) dan Tammy Abraham (Chelsea). Verratti percaya menghentikan pertandingan bisa menjadi jawaban untuk kasus-kasus rasisme di stadion.

“Anda harus menghentikan pertandingan karena kalau tidak, kita takkan ke mana-mana. Saya tahu itu adalah sebuah langkah besar, tapi kita harus melakukannya karena kalau tidak 4-5 orang bodoh itu akan selalu ada di sana,” ujarnya kepada Rai Sport.

“Permintaan Lukaku itu benar. Terserah pada kami para pemain untuk menunjukkan bahwa kami bisa jadi contoh untuk semua kalangan. Kami membawa pengaruh besar. Kalau itu dimulai dari kami, itu adalah hal bagus,” imbuhnya sebagaimana dilansir Football Italia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Mantan Pesepakbola kena kasus?

Kam Sep 5 , 2019
Eks Pesepakbola Christoph Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak Mantan pesepakbola Christoph Metzelder tengah diselidiki kepolisian Jerman. Ia diduga terlibat kasus pornografi anak. Seperti diwartakan AFP, Metzelder diselidiki karena diduga mengirim foto-foto porno anak ke seorang wanita di Hamburg. Metzelder mengirimnya melalui aplikasi Whatsapp. Wanita tersebut lantas melapor ke Polisi di Hamburg, yang kemudian langsung melakukan penyeledikan. Juru bicara Kepolisian Hamburg Liddy Oechtering membenarkan kabar ini. “Kami bisa mengonfirmasi terkait investigasi terhadap Christoph Metzelder yang diduga membagikan konten pornografi anak, termasuk gambar digital,” katanya. Oechtering menjelaskan, Kepolisian telah menggerebek di dua lokasi, yang tidak dijelaskan dengan rinci. Namun, menurut majalah Der Spiegel, Kepolisian […]